Pesawat yang aneh khayalan waktu kecil

Saat kita kecil, kita selalu berkhayal membayangkan sesuatu yang mana sesuatu tersebut dianggap aneh oleh orang dewasa.
oh………….ya waktu anda kecil dulu apakah anda suka menggambar, misalnya menggambar pesawat terbang. dimana pesawat yang kita gambar tersebut sering dianggap aneh oleh orang dewasa.
coba kita lihat gambar pesawat yang aneh aneh berikut ini, Akan tetapi ke-12 pesawat-pesawat yang akan anda saksikan ini akan benar-benar membuat anda melongo.

Gak percaya?! Lihat sendiri aja foto-fotonya di bawah ini …
Baca Lanjutannya…

Rekapitulasi Suara Nasional Dimulai 10 April dan Pekerja tak libur

Komisi Pemilihan Umum akan memulai proses rekapitulasi suara nasional sehari setelah pemungutan suara 9 April. Anggota Komisi Pemilihan, Andi Nurpati Baharuddin, mengatakan rekapitulasi suara nasional ini akan dilaksanakan sekitar dua pekan. “Rekapitulasi dilaksanakan di Hotel Borobudur,” kata Andi di kantornya, Jakarta, Minggu (5/4) malam

Menurut Andi, rekapitulasi suara sudah bisa dimulai pada 10 April dini hari. Staf Sekretariat Jenderal Komisi akan bergantian berjaga selama 24 jam untuk memantau laporan dari daerah. Kemungkinan besar rekapitulasi pertama datang dari Provinsi DKI Jakarta karena memiliki kedekatan geografis.
Baca Lanjutannya…

Gerindra dan PKS Optimalkan Saksi Saksi Di pemilu 2009

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Selatan, Nuriswanto mengatakan untuk menghindari kecurangan, pihaknya akan mengoptimalkan penempatan saksi di TPS.

“Jangan sampai dicurangi partai lain karena kami yakin mampu menjadi pemenang pemilu legislatif,” katanya di Palembang, Senin.

Menurut dia, proses menuju pemilu legislatif telah mereka laksanakan sesuai dengan aturan.

Kampanye pun dilakukan secara optimal sehingga menambah keyakinan partai tersebut menjadi pemenang utama pada pemilu nanti, tambah dia.
Baca Lanjutannya…

Mahasiswa Ajak Jangan Pilih Lagi Anggota DPR Periode Ini

Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia mengajak masyarakat tidak memilih lagi Anggota DPR RI yang akan lengser sebentar lagi.

Penyebabnya, rapor merah lembaga itu. “Mereka tidak layak mengulangnya,” kata koordinator aksi itu Hilal Hudan Nuha.

Kelompok mahasiswa itu memberikan nilai buruk terhadap kinerja lembaga legislatif untuk periode ini. Soal moralitas dan pemberantasan korupsi masing-masing mendapat nilai E, lalu tentang profesionalitas dan kebijakan yang diputuskan lembaga itu mendapat nilai D.

Dengan adanya penilaian buruk itu, kelompok itu meminta masyarakat tidak lagi memilih semua Anggota DPR periode ini dalam Pemilu nanti. “Ganti saja semuanya dengan yang baru,” kata Hilal. Baca Lanjutannya…

Si Hijau Pengusir Nyamuk

Aneka jenis tanaman berjajar rapi di deretan kios tanaman hias dekat Stasiun Kereta Api Kalibata, Jakarta Selatan. Ada satu tanaman yang mirip rumput tinggi. Daunnya kecil dan panjang bagai pedang, sementara bunganya putih kekuningan. Itulah tanaman zodia (Evodia suaveolens). “Ini katanya bisa mengusir nyamuk,” kata Irfan, pemilik kios.

Irfan bercerita, sejak tersiar kabar zodia berkhasiat mengusir nyamuk sekitar dua tahun yang lalu, banyak orang membelinya. Ada yang untuk ditaruh di rumah, ada pula yang untuk tugas penelitian.

Sebenarnya ada jenis tanaman lain, yakni lavender, yang biasa dipasok dari Bandung, Jawa Barat. Tapi Irfan tak lagi menjualnya lantaran tanaman yang satu itu tak tahan terhadap udara panas Jakarta.
Baca Lanjutannya…

Langgar Masa Tenang, 1 Tahun Bui Menanti

Tahapan Pemilu 2009 memasuki masa tenang pada hari ini, Senin (6/4/2009). Pelanggaran terhadap jadwal tahapan ini akan diancam dengan hukuman maksimal 1 tahun penjara.

“Masa ini harus bersih dari kampanye. Jika tidak, berarti melakukan tindak pidana pemilu dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun penjara,” kata Direktur Center for Electoral Reform (Cetro), Hadar Gumay saat dihubungi detikcom, Minggu (6/4/2009). Baca Lanjutannya…

Jenderal TNI Anumerta Achmad Yani

nama
: Jenderal TNI Anumerta Achmad Yani
Lahir:
Jenar, Purworejo, 19 Juni 1922
Meninggal:
Jakarta, 1 Oktober 1965
Dimakamkan:
Taman Makam Pahlawan Kalibata

Agama:
Islam
Ayah:
Sarjo bin Suharyo
Ibu:
Murtini
Pendidikan Formal:
- HIS (setingkat S D) Bogor, tamat tahun 1935
- MULO (setingkat S M P) kelas B Afd. Bogor, tamat tahun 1938
- AMS (setingkat S M U) bagian B Afd. Jakarta, berhenti tahun 1940
Pendidikan Militer:
- Pendidikan militer pada Dinas Topografi Militer di Malang
- Pendidikan Heiho di Magelang
- Tentara Pembela Tanah Air (PETA) di Bogor
- Command and General Staf College di Fort Leaven Worth, Kansas, USA, tahun 1955
- Spesial Warfare Course di Inggris, tahun 1956
Jabatan terakhir:
Menteri Panglima Angkatan Darat (Men/Pangad) sejak tahun 1962
Bintang Kehormatan:
- Bintang RI Kelas II
- Bintang Sakti
- Bintang Gerilya
- Bintang Sewindu Kemerdekaan I dan II
- Satyalancana Kesetyaan VII, XVI
- Satyalancana G:O.M. I dan VI
- Satyalancana Sapta Marga (PRRI)
- Satyalancana Irian Barat (Trikora)
- Ordenon Narodne Armije II Reda Yugoslavia (1958) dan lain-lain
Tanda Penghormatan:
Pahlawan Revolusi

Abdul Muis (1883–1959) Melawan Belanda dengan Pena

Perlawanan terhadap penjajahan Belanda dilakukannya tanpa putus-putus dengan berbagai cara. Dengan ‘pena’-nya yang tajam, partai politik, komite perlawanan orang pribumi, bahkan memimpin mogok kerja. Sebagai seorang wartawan, tulisan Abdul Muis merupakan tulisan perlawanan terhadap Belanda.

Begitu juga sebagai Pengurus Besar Sarekat Islam, ia selalu menanamkan semangat perlawanan kepada anggotanya. Ia juga mendirikan Komite Bumiputera bersama tokoh-tokoh pergerakan nasional lainnya sebagai perlawanan terhadap rencana Pemerintah Belanda yang akan merayakan hari kemerdekaannya yang ke seratus di Indonesia.

Baca Lanjutannya…

Kapitan Pattimura Pahlawan Nasional dari Maluku

Kapitan Pattimura yang bernama asli Thomas Matulessy, ini lahir di Negeri Haria, Saparua, Maluku tahun 1783. Perlawanannya terhadap penjajahan Belanda pada tahun 1817 sempat merebut benteng Belanda di Saparua selama tiga bulan setelah sebelumnya melumpuhkan semua tentara Belanda di benteng tersebut. Namun beliau akhirnya tertangkap. Pengadilan kolonial Belanda menjatuhkan hukuman gantung padanya. Eksekusi yang dilakukan pada tanggal 16 Desember 1817 akhirnya merenggut jiwanya.
Baca Lanjutannya…

Menikmati Indahnya Alam dari Bukittingi ke Singkarak

Sumatra Barat memang sangat kaya dengan keindahan alamnya. Banyak objek-objek wisata memukau yang bisa kita lihat, apalagi bila kita berkeliling dengan menggunakan kendaraan sendiri. Rasanya, satu atau dua hari tidak bisa kita untuk mengunjunginya satu persatu.
Pekan lalu, dalam perjalanan dari Bukittinggi ke Singkarak dengan memanfaatkan mobil Innova yang kami sewa dari Dhilla Auto Rental di Padang dengan driver yang sekaligus merupakan guide yang mengasyikkan, penulis benar-benar merasakan suatu kebahagian tersendiri menikmati indahnya panorama alam di sepanjang perjalanan yang ditempuh. Jarak Bukit-tinggi yang hanya sekitar 40 km, penulis jalani cukup lama, karena banyaknya pemandangan yang indah untuk dilihat. Rasanya, waktu yang cukup lama itu terasa begitu singkat. Baca Lanjutannya…